Sebelumnya saya perkenal kan tokoh di dalam cerita ini bernama Satria.. ini adalah sebuah curahan hatinya kepadaku.. sengaja di abadikan dalam tulisan ini supaya bidadari si satria ini membacanya
bayangkan satria yang berbicara kepadamu
----- kita mulai ceritanya ----------
kita mulai dari 2 hari yang lalu, menurut jadwal seharusnya sang bidadari sudah pulang dari vacation entah darimana?... aku (satria) ingin ketemu dengannya.. sudah bersusah payah menggunakan motor kesayanganku menempuh jarak yang lumayan jauh... (kalo di ukur kira2 dari kelapa gading sampai TB simatupang) walaupun hujan deras sampai banyak pohon2 tumbang si sekitar by-pass (yang ini bohong mang di by-pass ada pohon) . semua di lalui dengan hati gembira sambil mendendangkan lagunya samsons(lagu lagu perjuangan) berhubung mau ketemu pujaan hati...
sesampainya dirumah bidadari.. aku (ini masih satria) menelpon dia tapi gak dijawab2.. mengetuk pagar rumah yang menyahut malah anjing tetangganya yang super galak.. untung dulu dibekelin satu-dua ayat buat naklukin hewan buas... 30, 60 hingga 90 menit berlalu tak ada kabar dari sang bidadari... hati ini bertanya2???? "bener ga sich dia udah pulang"... dengan perasaan amat kwatir aku pulang dan mengakhiri hari itu dengan tidur yang serba tidak nyenyak... dan bertekad dalam diri buat menjemput sang bidadari besok pagi sambil mengantarkan dirinya menjalani rutinitas yang menyebalkan (kenapa menyebalkan karena kalo udah ngelakuin rutinitas itu pasti aku terlupakan)...
Pagi2 bangun tanpa memandang sarapan yang telah disiapkan ibu tersayang (walaupun cuma teh dan satu buah combro) , ngebut se-ngebut2nya walaupun ga berani ngebut juga sich.... dengan semangat 45 mau menjemput pujaan hati... sesampainya di depan rumahnya.. ada sebuah mobil sedan hitam masih parkir dan bersiap untuk beranjak dari halaman rumahnya... sepertinya itu tante sang bidadari.. sudah pasang senyum lebar dan tampang super2 ramah.. eh malah diliwati begitu saja.. (spertinya tantenya mengejar waktu juga) tapi sepintas tak terlihat sang bidadari dalam mobil... hati ini kembali bertanya2... kemana yah bidadari ku...
singkat cerita sekitar siang aku dapat berita kalo pesawatnya di cancel so dia harus menunggu penerbangan selanjutanya untuk pulang ke jakarta...
se sampainya bidadari dijakarta.. Aku menyusun strategi dengan menggunakan aplikasi task dalam Smartphone yang ku bawa.. ku atur jadwal ku... nanti malam mau nonton ma dia.. mumpung ada film yang bagus di bisokop... mau ngajakin dinner walaupun cuma di KFC (he he he) ... masih dengan semangat 45 untuk mengutarakan jadwal dan meminta kesediaan sang bidadari.. eh malah dia bilang " Mau Ketemu dan Dinner ma orang lain ".. hancur hati ku saat itu... dan sempet kecewa banget.. tapi apa mau dikata.. dia sudah janji ke orang itu...
aku mengantarkan dia ketempat dia mau bertemu dengan orang lain itu.. ntah kenapa yah.. saat itu hujan lebat banget.. entah mungkin aku masih dalam keadaan marah.. kita berdua itu lupa berteduh... (berteduh kok lupa) alhasil aku dan dia basah kuyup.. layaknya kucing yang nyolong ikan di warteg terus disiram ma pemilik warteg tersebut...
dengan muka yang marah sang bidadari langsung menelpon orang lain itu dan membatalkan janjinya. dan masih minta untuk diantarkan pulang saja... kami berdua saling diam dalam derasnya hujan di jalan gatot subroto....
sesampainya dirumahnya.. dan seiring redanya hujan reda juga amarahnya... kita berpisah di rumahnya.. masih dengan perasaan bersalah aku (masih satria nih) pulang ditemani rintik2 hujan dan rintik2 pedihnya hati ini menyalahkan diri atas kebodohan ini semua... membuat dia kehujanan dan marah....
sesampainya dirumah setelah meminum secangkir teh hangat. satria membuka laptonya dan mulai menceritakan semua ini dalam bentuk tulisan ini.. tanpa sadar dia pun tertidur walaupun sebentar... dan dia bermimpi..
dalam mimpinya satria melihat sang bidadari menunggu di depan rumah.. bukan untuk menunggunya tetapi menunggu orang lain.. dalam kejauhan muncul sosok laki2 keluar dari taksi dan menebarkan senyum kearah bidadari.. sang bidadari pun membalasnya dengan tangan terbuka.... saat ini satria sempet terbangun dan menelpon sang bidadari, tapi sang bidadari menutup telponnya dengan alasan tantenya pulang ..
satria terus mendapatkan gambaran tentang bidadari.. sang bidadari amat bahagia dan senang kepada orang lain itu dan sepertinya orang lain itu pun membalas dengan hal yang sama... entah alasan apa mereka dahulu tidak bersatu...
satria mendengarkan ucapan sang bidadari yang mengutarakan rasa sayang dan cintanya kepada orang lain itu.. dan orang lain itu pun menjawab " If i can turn back a time"(bener gak sich english gw)
DAN SATU KATA DARI KU BUAT SATRIA " Semoga Mimpi cuma Sekedar Mimpi"
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment